LAPORAN
KEGIATAN PROYEK
FISIKA
ANGGOTA KELOMPOK :
CHUMAIROH RUMANI 09
DEWI LARASATI 10
DEWI RATRI S. 11
DIANA SEVIASTUTI 12
MADRASAH
ALIYAH NEGERI 2
KEBUMEN
Jalan
Pemuda Nomor 190 Telpon 0287381238
MARET
2015
A. TUJUAN KEGIATAN
1. Mengetahuai
penerapan hukum pascal.
2. Mengetahui
cara kerja alat yang menggunakan prinsip hukum pascal.
B.
MANFAAT PENELITIAN
1. Memahami penerapan hukum pascal.
2. Mengetahui
cara kerja dongkrak hidrolik.
3. Mengetahui
cara kerja mesin pengangkat mobil.
4. Mengetahui
cara kerja rem hirdolik.
5. Mengetahui
cara kerja pompa hidrolik.
C.
METODE PENELITIAN
Metode yang kami gunakan adalah
metode pengamatan, eksperimen dan wawancara dengan narasumber yaitu Timotius Ariyanto pada
tanggal 17 Maret 2015 di Bengkel New Rajawali Motor Jl Kusuma No.15 Kebumen.
D. LANDASAN TEORI
1. FLUIDA
Fluida diartikan sebagai suatu zat yang dapat mengalir.
Istilah fluida mencakup zat cair dan gas karena zat cair seperti air atau zat
gas seperti udara dapat mengalir. Zat padat seperti batu dan besi tidak dapat
mengalir sehingga tidak bisa digolongkan dalam fluida. Air, minyak pelumas, dan
susu merupakan contoh zat cair. Semua zat cair itu dapat dikelompokan ke dalam
fluida karena sifatnya yang dapat mengalir dari satu tempat ke tempat yang
lain. Selain zat cair, zat gas juga termasuk fluida. Zat gas juga dapat
mengalir dari satu satu tempat ke tempat lain. Hembusan angin merupakan contoh
udara yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain (Lohat, 2008).
Fluida
dibagi menjadi dua bagian yakni
fluida statis (fluida diam) dan fluida dinamis (fluida bergerak). Fluida statis
ditinjau ketika fluida yang sedang diam atau berada dalam keadaan setimbang.
Fluida dinamis ditinjau ketika fluida ketika sedang dalam keadaan bergerak) (Kanginan, 2007).
2.
TEKANAN
Pengertian tekanan dalam
Fisika adalah besarnya gaya (dalam satuan Newton) yang diberikan pada setiap
daerah seluas 1 m2. Satuan untuk mendefinisikan besaran tekanan
adalah N/m2 atau dengan satuan lain yakni Pascal (Pa).
Berdasarkan pengertian tekanan
yang telah disebutkan, dapat kita jabarkan dua pernyataan tentang tekanan,
yaitu:
§ Besarnya
tekanan pada suatu luas daerah tertentu tergantung dari besarnya gaya yang
diberikan. Semakin besar gaya yang diberikan, semakin besar tekanan yang
dihasilkan. Sebaliknya, semakin kecil gaya yang diberikan, maka akan semakin
kecil pula tekanan yang dihasilkan.
§ Luas
permukaan yang mengalami tekanan juga ikut menentukan besarnya tekanan yang
dihasilkan. Semakin besar luas permukaan yang mengalami tekanan, maka akan
semakin kecil tekanan yang dihasilkan. Sebaliknya, jika luas permukaan yang
mengalami tekanan semakin kecil, maka tekanan yang dihasilkan akan semakin
besar.
Blaise Pascal mengemukakan hukum Pascal yang berbunyi: “ Tekanan
yang diberikan zat cair di dalam ruang tertutup diteruskan oleh zat cair itu ke
segala arah dengan sama besar”
Jika suatu fluida yang dilengkapi dengan sebuah
penghisap yang dapat bergerak maka tekanan di suatu titik tertentu tidak hanya
ditentukan oleh berat fluida di atas permukaan air tetapi juga oleh gaya yang
dikerahkan oleh penghisap. Berikut ini adalah gambar fluida yang dilengkapi
oleh dua penghisap dengan luas penampang berbeda. Penghisap pertama memiliki
luas penampang yang kecil (diameter kecil) dan penghisap yang kedua memiliki
luas penampang yang besar (diameter besar).
Keterangan:
F1= gaya pada
penampang A1 (N)
A1=luas
penampang 1 (m2)
F2= gaya pada
penampang A2 (N)
A2=luas
penampang 2 (m2)
Sesuai dengan hukum Pascal bahwa tekanan yang
diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup akan diteruskan sama besar ke
segala arah, maka tekanan yang masuk pada penghisap pertama sama dengan tekanan
pada penghisap kedua.
Maka dapat diperoleh persamaan sebagai berikut:
Dari hukum Pascal diketahui bahwa dengan memberikan
gaya yang kecil pada penghisap dengan luas penampang kecil dapat menghasilkan
gaya yang besar pada penghisap dengan luas penampang yang besar. Prinsip inilah
yang dimanfaatkan pada peralatan teknik yang banyak dimanfaatkan manusia dalam
kehidupan misalnya dongkrak hidraulik, rem hidraulik, dan pompa hidrolik.
E. HASIL
KEGIATAN:
Berdasarkan wawancara kami dengan narasumber
yaitu Timotius Ariyanto pada tanggal 17 Maret 2015 di Bengkel New Rajawali
Motor Jl Kusuma No.15, kami dapatkan beberapa contoh alat penerapan hukum
pascal besrta cara kerja alat tersebut sebagai berikut:
1. Cara
Kerja Dongkrak Hidrolik
Menurut
penjelasan narasumber, prinsip kerja dongkrak hidrolik adalah tekanan dengan
penggunaan hukum pascal. Dongkrak hidrolik memiliki satu katup jalan masuk angin yang berfungsi sebagai
pemberi tekanan kepada fluida,yaitu oli yang ada didalam tabung dongkrak. Cara
memasukkan anginnya adalah dengan menaik turunkan lengan dongkrak. Setelah
tinggi yang diinginkan tercapai, maka katup harus ditutup agar tekanan berhenti
didalam tabung dongkrak dan beban yang diangkat tidak turun kembali. Cara
menutup katupnya yaitu dengan memutar kunci katup menggunakan lengan dongkrak. Dongkrak hidrolik memiliki dua sisi atau penampang
sebagai sumber kerja, yaitu penampang yang berpasangan dengan lengan dongkrak
dan penampang yang berfungsi sebagai pengangkat/penahan beban. Dongkrak dapat mengangkat beban hingga
2 ton.
Jadi,
cara kerja dongkrak secara runtut adalah sebagai berikut:
Ketika lengan dongkrak kita ayunkan
keatas-kebawah maka angin akan masuk melalui katup dongkrak dan memberikan
tekanan kedalam tabung dongkrak yang berisi oli. Tekanan oli dan angin dalam
tabung memberi gaya kepada penampang
atau sisi
pengangkat sehingga benda yang ingin kita angkat akan naik. Setelah naik, katup
harus segera ditutup agar tekanan yang dihasilkan oleh angin tetap bertahan
didalam tabung sehingga penampang/sisi
pengangkat tetap menahan beban dan benda tetap terangkat. Untuk
menurunkan benda kembali pada posisi semula, buka katup pada dongkrak supaya
angin keluar, tekanan mengecil dan penampang pengangkat turun.
Penerapan hukum pascal pada dongkrak hidrolik
yaitu:
Ketika
angin masuk kedalam tabung dongkrak yang berisi oli, tekanan akan dilanjutkan
ke segala arah dengan besar yang sama. Maka diperoleh persamaan:
Tekanan pada A1
= Tekanan pada A2
F1/ A1 = F2/ A2
Keterangan :
F1 :gaya yang kita kerahkan untuk menaik turunkan lengan
dongktrak.
F2
: gaya hasil
reaksi tekanan dari angin dan oli dalam tabung dongkrak.
A1 : luas penampang yang berpasangan dengan lengan
dongkrak.
A2 : luas penampang dongkrak yang berfungsi sebagai
pengangkat beban.
Karena A1 < A2 ,maka F 2
> F1 atau dengan kata lain, dengan gaya kecil untuk
mengayunkan lengan dongkrak, kita bisa menghasilkan gaya besar untuk mengangkat
dan menahan beban yang sangat berat.
Keuntungan mekanik yang kita dapatkan yaitu:
a)
Kita dapat mengangkat dan menahan beban yang mustahil
diangkat oleh satu orang.
b)
Kita hanya perlu mengeluarkan energi sedikit untuk
mengangkat beban yang sangat berat.
2.
Cara Kerja Mesin
Pengangkat Mobil
Mesin
pengangkat mobil mempunyai prinsip kerja seperti halnya dongkrak hidrolik.
Hanya saja mesin pengangkat mobil digunakan bukan dengan manual, melainkan
menggunakan alternator atau motor penggerak. Jadi, dalam menggunakan mesin
pengangkat mobil kita hanya perlu menekan tombol-tombol yang tersedia. Mesin
pengangkat mobil memiliki beberapa bagian, yaitu :
·
Tombol fungsi
angkat, kunci dan turun. (lihat gambar 1.1)
·
Alfenator atau
mesin penggerak.
·
Satu katup
pengunci.
·
Penampang untuk
mengangkat mobil. (lihat gambar 1.2)
·
Satu tabung yang
berisi fluida, yaitu air. (lihat gambar 2.1)
·
Dinamo sebagai
daya penggerak.
Cara kerja mesin
pengangkat mobil secara runtut adalah sebagai berikut:
Ketika
dinamo dihidupkan, berarti mesin penggerak siap dipakai. Jika kita tekan tombol
yang bersimbol anak panah keatas, maka motor penggerak akan memasukkan angin
kedalam tabung yang ada didalam mesin pengangkat mobil. Angin yang masuk akan
memberi tekanan bersama air ke segala arah, sehingga penampang pengangkat mobil
akan naik. Setelah penampang naik, tekan tombol pengunci agar katup tertutup
dan tekanan tetap berada di tabung dan pengangkat tetap menahan beban mobil.
Untuk menurunkan mobil, tekan tombol bersimbol panah turun maka tekanan (angin)
dalam tabung mesin pengangkat akan keluar sehingga penampang pengangkat akan
turun perlahan.
Keuntungan
mekanik yang kita dapatkan yaitu:
a)
Kita dapat
mengangkat mobil yang beratnya lebih dari 2 ton hanya dengan menekan tombol.
3.
Cara Kerja Rem
Hirdolik
Prinsip
kerja rem hidrolik yaitu dengan penerapan hukum pascal. Contoh rem hidrolik
adalah rem yang digunakan pada mobil. Rem hidrolik memiliki beberapa bagian
yaitu:
·
Penampang untuk
menginjakkan kaki.
·
Tabung kecil
berisi fluida, tepatnya oli yang disertai katup.
·
Kanvas rem.
Cara
kerja rem hidrolik secara runtut adalah sebagai berikut:
Saat penampang
rem kita injak, maka ada udara yang ikut masuk kedalam tabung rem. Angin akan
memberi tekanan ke oli yang kemudian diteruskan ke segala arah hingga
mengakibatkan kanvas rem menempel pada piringan roda mobil. Katup pada rem
hidrolik bekerja otomatis. Untuk menghentikan pengereman, angkat kaki dari
penampang injakkan rem agar tekanan keluar melalui katup, dan kanvas menjauh
dari piringan logam roga.
Keuntungan
mekanik yang kita dapatkan yaitu:
a) Kita
dapat menghentikan perputaran roda tanpa harus mengerahkan gaya besar dan
bersusah payah. Karena kita hanya perlu meginjak rem dengan gaya yang kecil
agar mobil terhenti.
4.
Cara Kerja Pompa
Hidrolik
Menurut
narasumber, pompa hidrolik sama seperti mesin pengangkat mobil. Hanya saja
penampang untuk menaikkan mobilnya berbentuk batang silinder, atau yang
biasanya digunakan untuk mengangkat mobil di tempat cucian mobil. Bagian-bagian
pompa hidrolik sama seperti pada mesin pengangkat mobil.
Cara
kerja dan keuntungan mekanik dalam penggunaan pompa hidrolik juga sama seperti
mesin pengangkat mobil.
DAFTAR
PUSTAKA
http://pengetahuan-olandsky.blogspot.com/2013/07/hukum-pascal-dan-penerapannya.html
diakses hari selasa, 17 Maret 2015
http://smarterbloggerz.blogspot.com/2013/03/pengertian-persamaan-dan-penggunaan.html
diakses hari selasa, 17 Maret 2015
http://lusimira.blogspot.com/2010/01/hukum-pascal-dan-penerapanya-dalam.html. diakses
hari Rabu, 18 Maret 2015
https://sumadewiblog.wordpress.com/tekanan/hukum-pascal/diakses hari Rabu,
18 Maret 2015
http://datasoal.com/pengertian-tekanan/diakses hari Rabu,
18 Maret 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar